Trans Propolis Brazil


Trans Propolis
Kekuatan alami yang melindungi Anda”

Trans Propolis atau Lem Lebah adalah suatu zat yang dihasilkan oleh lebah madu.
Trans Propolis dikumpulkan oleh lebah dari pucuk daun-daun yang muda kemudian dicampur dengan air liurnya, digunakan untuk menambal, membungkus, melindungi dan mensterilkan sarang dari serbuan kuman, virus, atau bakteri.
Trans Propolis bersifat disinfektan (anti bakteri) yang dapat membunuh semua kuman atau virus yang masuk ke sarang lebah. Hal ini sangat diperlukan untuk melindungi semua yang ada di dalam sarang tersebut seperti ratu lebah, telur, bayi lebah dan madu.

Sejarah Trans Propolis
Trans Propolis digunakan sejak 3000 tahun sebelum Masehi dan memiliki peranan besar dalam fungsi biologi.
Pada zaman Mesir kuno, Trans Propolis telah populer digunakan sebagai obat karena kandungannya telah dikenal efektif mengobati sejumlah infeksi, luka dan bahkan dalam proses pengawetan mayat.

Trans Propolis adalah zat organik murni hasil uraian lebah madu Brazil yang dihasilkan dari substansi yang mengandung damar dari daun muda tumbuhan yang disebut Baccharis dracunculifolia (Alecrim do Campo) untuk membersihkan dan melindungi sarang lebah terhadap dingin, panas, angin, kelembaban dan penyakit.

Ekstrak yang diperoleh dari Trans Propolis memiliki rasa hangat yang kuat dan berwarna hijau terang yang cantik.

Para ilmuwan menemukan Trans Propolis memiliki kualitas yang terbaik di seluruh dunia karena:
Kandungan Flavonoid dan asam fenol Artepilin C yang tinggi di dalam tiap tetes Trans Propolis, kedua zat ini merupakan obat alami untuk melawan infeksi virus yang paling efisien yang pernah ditemukan.
Flavonoid adalah antikosidan yang sangat kuat, bebas dari radikal bebas dan mampu memperkuat sistem kekebalan tubuh manusia pada tingkat sel dan membantu regenerasi sel.
Lebah Brazil memperoleh sumber bahan makanan dari tumbuhan tertentu yaitu Baccharis dracunculifolia (Alecrim do Campo) yang hanya terdapat di Brazil sehingga menghasilkan Trans Propolis berkualitas tinggi.

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More